Showing posts with label Olah Raga. Show all posts
akli Fairus Meninggal PersirajaLaga amal yang digelar untuk membantu keluarga almarhum Akli Fairus, striker Persiraja Banda
timnas indonesia u19 evan dimas golTimnas Indonesia U19 tampil beringas saat dijamu tim Pra PON Riau dalam lanjutan Tur
Jerman 3-0 PortugalHasil pertandingan Jerman vs Portugal dalam hasil Piala Dunia 2014 di Grup G berakhir dengan
thumbnail
Jakarta - Setiap kompetisi besar selalu menjajikan satu kejutan. Bisa lewat para raksasa yang saling
thumbnail
Rio de Janiero - Bosnia-Herzegovina tak gentar dengan nama besar Argentina yang akan melawan

Barcelona - Marc Marquez masih sulit dibendung di balapan MotoGP musim ini. Memenangi duel sengit dengan Valentino Rossi dan Dani Pedrosa, Marquez pun finis pertama di MotoGP Catalunya.

Pada balapan seri ketujuh yang dihelat di sirkuit Catalunya, Minggu (15/6/2014) malam WIB, Pedrosa yang memegang pole position harus disalip Jorge Lorenzo di lap pertama.

Lorenzo cuma mampu memimpin di lima lap pertama dan kemudian diambil alih Rossi. Sampai di tujuh lap terakhir Marquez mampu berada di posisi terdepan yang mampu diamankan hingga penghujung balapan, meski sempat mendapat perlawanan sengit dari Rossi dan Pedrosa (khususnya di lap-lap terakhir).

Kemenangan ketujuh beruntun musim ini membuat Marquez kokoh di puncak klasemen dengan 175 poin, disusul Rossi (117 poin), Pedrosa (112 poin), dan Lorenzo (78 poin).

Jalannya Balapan

Balapan dimulai, Lorenzo yang start di posisi kedua langsung melesat ke urutan pertama dan Rossi ke posisi kedua, sementara Pedrosa yang memegang pole justru turun ke urutan ketiga dan Marquez di posisi keempat.

Lima lap mampu dikuasai Lorenzo sebelum perlahan kecepatannya menurun dan membuat Rossi berhasil menyalipnya. Sempat terjadi salip-menyalip di lap kelima antara Rossi dan Lorenzo meski akhirnya dimenangi oleh Rossi.
Lorenzo kemudian malah kehilangan posisi kedua usai Marquez mengejarnya di lap keenam dan satu lap setelahnya Pedrosa yang giliran membuat Lorenzo turun ke posisi keempat.

Rossi kemudian terus dibayan-bayangi oleh Marquez sedari lap ketujuh dan sempat pebalap Repsol Honda itu berada tepat di belakang Rossi di lap ke-13, tapi kemudian Marquez malah melebar yang membuat jaraknya menjauh.

Balapan kian sengit di sisa tujuh lap ketika Marquez dan Pedrosa akhirnya mampu menyalip Rossi. Tapi Rossi tak lama itu menyalip Marquez dan lagi-lagi pemuda asal Spanyol itu mampu mendahului Rossi.

Di lap ke-20 duel ketat terjadi antara Marquez dan Rossi namun Marquez mampu mempertahankan posisinya dari kejaran Rossi. Pedrosa masih setia menguntit di posisi ketiga dan Lorenzo kian tertinggal jauh dari ketiga pebalap itu.

Marquez, Rossi, dan Pedrosa hanya terpisahkan 0,1 detik di lap 21 sampai Pedrosa mampu menyalip Rossi di posisi kedua. Pedrosa kini yang membuntuti Marquez di lap-lap terakhir.

Di lap terakhir Pedrosa sempat menyalip Marquez dan kemudian kembali disusul Marquez. Terlalu ngotot mengejar Marquez di tikungan akhir, malah membuat Pedrosa melebar dan disalip Rossi yang finis di posisi kedua. Balapan sendiri dimenangi oleh Marquez.

Hasil MotoGP Catalunya
Pos-Pebalap-Tim-Waktu/Gap
 1. Marc Marquez Honda 42m56.914s
 2. Valentino Rossi Yamaha +0.512s 
 3. Dani Pedrosa Honda +1.834s 
 4. Jorge Lorenzo Yamaha +4.540s 
 5. Stefan Bradl LCR Honda +11.148s 
 6. Aleix Espargaro Forward Yamaha +14.213s 
 7. Pol Espargaro Tech 3 Yamaha +16.127s 
 8. Andrea Dovizioso Ducati +16.175s 
 9. Andrea Iannone Pramac Ducati +18.040s 
10. Bradley Smith Tech 3 Yamaha +24.781s 
11. Yonny Hernandez Pramac Ducati +37.153s 
12. Scott Redding Gresini Honda +42.921s 
13. Nicky Hayden Aspar Honda +43.299s 
14. Michele Pirro Ducati +55.157s 
15. Hiroshi Aoyama Aspar Honda +59.191 
16. Broc Parkes PBM Aprilia +1m00.906s
17. Michael Laverty PBM Aprilia +1m01.284s
18. Colin Edwards Forward Yamaha +1m06.121s
19. Hector Barbera Avintia FTR-Kawasaki +1m25.195s
20. Michel Fabrizio Ioda Aprilia +1m40.665s

Tidak Finis

Mike di Meglio Avintia FTR-Kawasaki 8 lap
Cal Crutchlow Ducati 15 lap
Alvaro Bautista Gresini Honda 22 lap
Karel Abraham Cardion Honda 24 lap

Sumber : Detik.com

Barcelona - Rider Honda Dani Pedrosa gagal mempertahankan posisi kedua saat balapan di seri MotoGP Catalunya. Meski begitu, dia tak menyesal karena menjalani balapan yang seru.


Jakarta - Rider Honda Marc Marquez sukses menjadi kampiun saat membalap di seri MotoGP Catalunya.
thumbnail
Manaus - Pemain Inggris Alex Oxlade-Chamberlain belum bisa memastikan apakah sudah bisa turun lawan Uruguay. Tetapi situasi dan kondisi kini tampak positif sehingga ia pun berharap bakal bisa melakukannya.


thumbnail
Manaus - Nasib sial menimpa fisioterapis timnas Inggris Gary Lewin yang harus pulang ke tanah airnya lebih cepat, gara-gara cedera engkel usai merayakan gol Daniel Sturridge ke gawang Italia.

Kejadian naas itu terjadi di menit 37 saat Inggris menyamakan skor lewat Sturridge usai tertinggal lebih dulu dari gol Claudio Marchisio dua menit sebelumnya. Inggris akhirnya harus kalah 1-2 setelah Mario Balotelli bikin gol di menit 50.

Gol Sturridge tersebut disambut antusias oleh seluruh awak tim Inggris termasuk mereka yang berada di bangku cadangan. Sayangnya salah satu staf kepelatihan, Gary Lewin yang bertugas sebagai fisioterapis, terlalu bersemangat merayakan gol itu dan berakibat engkelnya mengalami cedera.

"Benar-benar momen yang menyedihkan untuk kami. Dia melompat saat merayakan gol, lalu menginjak botol air mineral saat mendarat, dan engkelnya mengalami dislokasi," ujar pelatih Inggris Roy Hodgson seperti dikutip Sky Sports.

"Benar-benar menyakitkan rasanya. Dia langsung dibawah ke rumah sakit. Lalu dokter langsung merawatnya di sisi lapangan. Tapi Piala Dunia sudah berakhir untuk Gary," sambungnya.

Lewin yang juga bekerja sebagai fisioterapis di klub Arsenal, akan langsung dipulangkan ke Inggris dan tugasnya digantikan Steve Kamp di sisa laga fase grup.

Inggris akan menghadapi Uruguay di laga kedua Grup D 20 Juni mendatang dan wajib menang demi memelihar peluang lolos ke babak 16 besar.

Sumber : Detik.com

thumbnail
Jakarta - Ini bukan perkara cara menyerang skuat Argentina. Mencetak gol seharusnya bukan masalah serius pasukan Alejandro Sabella. Sebaliknya, kekhawatiran utama La Albiceleste adalah pertahanan.

Argentina akan menuju Piala Dunia 2014 Brasil dengan harapan setidaknya mencapai semifinal. Taget itu seharusnya patut dianggap sebagai kemajuan sepakbola Argentina dalam sepakbola nasional mereka dalam dua dekade terakhir. Argentina hanya mampu mencapai perempat final di Prancis (1998), Jerman (2006), dan Afrika Selatan (2010).

Di zona CONMEBOL, Argentina senior juga tak pernah juara sejak Copa America 1993. Mereka hanya mentok sebagai runner-up di kompetisi akbar Amerika Selatan tersebut pada 2004 dan 2007. Namun, Argentina kini boleh berharap meneruskan langkah tim yunior yang berhasil meraih medali emas Olimpiade 2004 di Athena dan 2008 di Beijing.

Senjata utama mereka di depan, tidak lain dan tidak bukan, adalah Lionel Messi. Penyerang FC Barcelona ini sekarang berusia 26 tahun -- usia legenda Diego Maradona ketika Argentina mengangkat trofi Piala Dunia 1986 atau yang kedua kalinya sekaligus yang terakhir.

Dalam hal kemampuan dan talenta, penyerang seperti Messi, Sergio Aguero, dan Gonzalo Higuain (sayang tidak ada Carlos Tevez di sini) merupakan jaminan menjadi top skorer di Brasil. Artinya bila trio ini dimainkan sekaligus oleh Sabella maka gol bukan isu utama bagi Argentina.

Sabella Sosok Pelatih Tepat

Argentina terkenal sebagai tim penuh masalah di ruang ganti sepanjang tampil di Piala Dunia. Pada edisi 1994, isu doping menjadi akar kepanikan tim. Pada 1998, terjadi perselisihan internal tim. Pada 2002, ada kekhawatiran terhadap standar kebugaran yang terlalu tinggi dari pelatih Marcelo Bielsa. Pada 2006 dan 2010, terjadi konflik antar beberapa kelompok pemain. Artinya, kepala dingin adalah suatu keharusan jika Argentina ingin memaksimalkan kesempatan di Brasil.

Sejak ditunjuk sebagai pelatih pada pada Agustus 2011, Sabella -- asisten pelatih Daniel Passarella ketika Argentina berhasil mencapai perempat final di Piala Dunia 1998 Prancis -- cenderung memilih pemain yang sama. Pelatih berusia 59 tahun ini mengabaikan bintang seperti Tevez dan Esteban Cambiasso untuk menghindari kemungkinan perselisihan di kamar ganti, menolak mencoba-coba penjaga gawang, dan menyukai pemain belakang berlatar low-profile.

Sabella pernah menjuarai Copa Libertadores 2009 bersama Estudiantes. Eks pemain Sheffield United dan Leeds United ini terkenal jujur dan punya tekad kuat dalam memimpin tim. Meski demikian, Sabella sempat dicap sebagai pilihan pragmatis oleh publik Argentina. Tapi perlahan-lahan Sabella berhasil mengambil hati mereka.

Di masa kualifikasi, meski sempat kalah dari Venezuela dan bermain imbang dengan Bolivia, Sabella berhasil membawa Argentina tidak terkalahkan selama 18 bulan sebelum akhirnya takluk dari Uruguay di partai terakhir.
Messi Sebagai Pusat Permainan

Mengacaukan pesta karnival Brasil tentu menjadi motivasi kuat pasukan Argentina. Sejak Sabella mengambil alih tim ini, Messi seakan mendapatkan sentuhan magisnya seperti yang dia tunjukkan di Barcelona. Argentina seperti bermain untuknya.

Bila tim nasional Inggris enggan meletakkan nasib di pundak penyerang Wayne Rooney, Argentina justru sebaliknya. Publik rela dan bahkan menyandarkan nasibnya pada Messi -- pemain terbaik dunia tiga kali beruntun (2010-2012). Padahal Argentina bukan tim yang mengandalkan skil invidu pemain tertentu.

Sejak musibah pada Copa America 2011 di rumah sendiri, penyerang mungil ini berhasil bertransformasi menjadi pemain mematikan. Meski gagal membawa Barcelona juara La Liga musim ini, mantan pemain Newell's Old Boys ini mencetak 41 gol dalam 46 pertandingan klub Catalan itu di segala kompetisi.

Messi, yang ikut meraih medali emas cabang olahraga sepakbola di Olimpiade 2008 Beijing, juga sudah mencetak 18 gol bagi Argentina dalam 17 pertandingan terakhir. Citra Messi yang setengah hati jika bermain dengan kaus biru-putih pun telah sirna dan kini menjabat kapten negaranya.
Permainan Argentina terkesan dibangun di sekitar Messi. Namun tim ini bukan versi Catalan-nya Amerika Selatan yang gemar melakukan pressing sejak dari depan dan mengincar dominasi penguasaan bola.

Pasukan Sabella justru merancang permainan dengan serangan balik dari posisi yang lebih dalam ketimbang Barca. Rencana utama mereka sederhana, yakni memaksimalkan kualitas, kecepatan, dan ketajaman penyelesaian akhir Messi, Aguero, dan Higuain.

Pada sistem berbasis formasi 4-3-3, Messi dibebaskan bergerak melebar atau ke dalam. Sementara Aguero menjadi jembatan penghubung antara Messi dan Higuain yang aktif bergerak mencari posisi strategis untuk mencetak gol.

Permainan dinamis Angel Di Maria dalam menyerang, termasuk rajin melakukan track back di sisi kiri lapangan, membuat permainan tim menjadi seimbang. Gelandang Fernando Gago atau Lucas Biglia akan mengisi sektor sentral dengan visi yang baik. Gago atau Biglia bersama Javier Mascherano biasanya memainkan peran ball-winners pula di lapangan tengah Argentina.

Sabella juga bisa mempertimbangkan Maxi Rodriguez, Rodrigo Palacio, dan Ezequiel Lavezzi yang punya pergerakan melebar di lapangan tengah untuk barisan serang. Sementara fullback Pablo Zabaleta di sisi kanan dan Marcos Rojo di sisi kiri -- yang biasanya tampil sebagai bek tengah di klub Sporting Lisbon -- diandalkan Sabella untuk membantu lini depan.

Untuk rencana cadangan bila dibutuhkan, Sabella tidak segan memainkan sistem "aneh" dengan formasi 5-3-2. Argentina akan memainkan lima bek seperti beberapa kali dipraktekkan di babak kualifikasi.
Sistem tersebut dioperasikan dengan tambahan bek tengah atau pemain tengah seperti Biglia sehingga Mascherano bisa bermain lebih dalam. Peran ini beberapa kali dimainkan Mascherano di Barcelona.

Pertahanan dan situasi bola mati untuk duel udara merupakan masalah utama Argentina. Hanya Federico Fernandez, Ezequiel Garay, dan Higuain (yang sayangnya seorang striker) yang dapat menyundul bola dengan baik. Itu sebabnya Sabella selalu menurunkan Rojo di sisi kiri pertahanan. Namun pemain berusia 24 tahun ini terkesan lambat.

Masalah lain yang harus dihadapi Sabella adalah penjaga gawang. Dari tiga kiper yang dibawanya, hanya Agustin Orion yang tampil reguler di klub Boca Juniors. Sedangkan kiper utama Sergio Romero dan Mariano Andujar hanya cadangan di AS Monaco dan Catania. Anehnya Sabella tidak melirik Julian Speroni yang tampil menawan di Crystal Palace.

Prediksi line-up (4-3-3):

Romero; Zabaleta, Fernandez, Garay, Rojo; Mascherano, Gago, Di Maria; Messi, Higuain, Aguero.

Prediksi

Argentina seakan mengalami kebangkitan di bawah asuhan Sabella dalam dua tahun terakhir. Tim ini telah menemukan gaya konsisten dan Messi, yang sempat dicemooh para penggemar pada 2011, akhirnya tampak nyaman dengan sistem taktis bersama Aguero, Higuain dan Di Maria yang selalu dekat dengannya.

Messi akan memainkan Piala Dunia ketiganya dengan motivasi tinggi demi menebus kegagalan mencetak gol dalam lima partai Argentina di Piala Dunia 2010. Argentina pun hanya bergabung bersama Bosnia, Iran, dan Nigeria yang relatif ringan di Grup F. Argentina hanya tinggal mengkhawatirkan peluang bertemu Jerman di perempat final untuk maju hingga final. 
Jadi, patut dinanti bagaimana serangan terbaik di planet ini ala Argentina bisa menutupi masalah defensif mereka.
thumbnail
Fortalez - Absen main lawan Kosta Rika, Luis Suarez disebut belum tentu juga main di laga kedua kontra Inggris. Pelatih Uruguay Oscar Tabarez merasa kondisi fisik Suarez belum fit 100 persen.

Suarez yang sempat terancam tak tampil di Piala Dunia, akhirnya tetap dibawa oleh Tabarez meski baru menjalani operasi minor untuk menghilangkan masalah di meniskus lutut kirinya.

Meski Suarez ikut berlatih penuh beberapa hari sebelum laga kontra Kosta Rika, Tabarez sepertinya belum mau berjudi dengan memainkannya dan benar saja ketika nama penyerang Liverpool itu cuma ada di daftar pemain cadangan.

Namun tak ada kesempatan main barang semenit pun untuk Suarez dan ia harus melihat rekan-rekannya takluk 1-3 dari Kosta Rika, setelah memimpin 1-0 berkat gol Edinson Cavani di babak pertama.

Butuh kemenangan di laga kedua kontra Inggris untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya, Uruguay jelas menginginkan Suarez bermain sejak menit awal di mana pemain 27 tahun itu sangat mengenal karakter pemain-pemain The Three Lions.

"Luis Suarez memang tak lagi cedera, karena dia tak akan ada di daftar pemain cadangan jika dia belum pulih," tutur Tabarez seperti dikutip Soccerway.

"Dia sudah melewati dengan baik fase penyembuhannya dan kita akan lihat apakah dia sudah cukup bugar," sambungnya.

"Seperti yang kami bilang dari awal, jika dia sudah mampu mengatasi masalah ini, kita lihat apakah dia bisa masuk dalam tim - dan kapan dia bisa melakukannya. Dia adalah pemain kunci kami. Dia punya performa hebat dan berkontribusi banyak untuk tim."

"Kami butuh dia dalam kondisi yang siap untuk bermain. Dia yang meminta untuk duduk di benchdan bukan menonton dari tribun. Rasanya juga sangat sulit untuk dia bermain di laga (kontra Kosta Rika)," paparnya.

"Kondisinya masih sangat meragukan, Anda harus berada dalam kondisi fisik terbaik - Anda harus mencapai standar tertinggi. Kami sangat fokus pada kebugarannya dan sangat sulit baginya untuk bermain. Untuk laga lawan Inggris, kita tunggu saja," demikian dia.

Sumber : Detik,com
thumbnail
Manaus - Performa Wayne Rooney dalam kekalahan 1-2 Inggris atas Italia menuai kritikan. Padahal menurut Manajer Inggris Roy Hodgson, Rooney tampil oke.

Rooney diturunkan di sisi kiri lapangan pada babak pertama dan dinilai tampil jauh dari level terbaiknya, kendatipun umpan silangnya dapat dituntaskan Daniel Sturridge jadi gol.

Di babak kedua Rooney bergeser ke posisi kanan lapangan sampai pertandingan berakhir. Selama 90 menit Rooney total melepaskan tiga tembakan dan satu assist dengan 88% operan jitu--seperti dicatatWhoscored.

Namun demikian, level penampilan itu dinilai masih jauh dari standarnya sampai-sampai penyerang asal klub Manchester United tersebut dispekulasikan tak bakal jadi pilihan di laga kedua lawan Uruguay, Jumat (20/6/2014) dinihari WIB.

"Menurut saya terlalu kasar untuk menyebut bahwa ia tidak nyaman di sisi kiri. Saya pikir ia tampil cukup bagus dan ia sudah membuat assist untuk gol kami," kata Hodgson di Sky Sports.

"Menyebutnya bermain tak bagus di posisi itu tidaklah berdasar karena saya pikir ia melakukannya dengan baik," lanjutnya.

Sumber : Detik.com
thumbnail
Recife - Alberto Zaccheroni tak senang dengan performa Jepang saat ditundukkan Pantai Gading. Pelatih asal Italia itu menilai Yuto Nagatomo dkk. seharusnya tampil lebih baik dan meminta timnya kini fokus di dua laga sisa.


thumbnail
Jakarta - "Ready Like Never Before" merupakan slogan Jerman bersama dengan sponsor utamanya, Mercedes-Benz, untuk Piala Dunia 2014. Menurut majalah Kicker melalui surveinya, 86 persen responden warga negara Jerman optimistis Die Mannschaft akan mencapai semifinal.

Tim nasional Jerman sekarang ini dianggap yang terbaik. "Class of 2014" dianggap sebagai generasi emas Jerman yang lebih hebat dari Jerman (Barat) di Piala Dunia 1974 dengan legenda seperti Franz Beckenbauer, Gerd Mueller, Sepp Maier, dan Paul Breitner.


thumbnail
Rio de Janeiro - Favorit juara sekaligus tuan rumah Piala Dunia 2014, Brasil, menaruh perhatian khusus pada serangan balik Meksiko yang akan dihadapi Rabu (18/6/2014) dinihari WIB mendatang.


thumbnail
Recife - Pantai Gading memang sukses mengawali Piala Dunia 2014 dengan kemenangan. Tapi karena masih ada dua laga yang tak kalah pentingnya, The Elephants diminta tak jemawa dan tetap
thumbnail
Rio de Janeiro - Wayne Rooney mengaku lantaran tak bisa membantu Inggris untuk menghindari kekalahan atas Italia di laga perdana mereka. Namun Rooney percaya bahwa timnya bakal segera melupakan kekalahan tersebut.

Inggris baru saja menelan pil pahit di awal langkah mereka di Piala dunia 2014. Gol-gol dari Claudio Marchisio dan Mario Balotelli menundukkan The Three Lions yang cuma bisa membalas satu kali melalui Daniel Sturridge.

"Saya sangat kecewa karena tidak mencetak gol padahal kami selalu percaya bahwa kami dapat menang," ujar Rooney kepada Sky Sports.

Namun demikian, Rooney tak ingin ia bersama rekan-rekannya di tim nasional larut dalam kekalahan. Laga kontra Uruguay menjadi pelampiasan kekecewaan mereka semua.

"Kami akan move on. Kami akan fokus untuk laga Kamis mendatang dan berharap kami dapat tiga angka," imbuhnya.

Inggris berikutnya akan menghadapi Uruguay di Sao Paulo, Kamis waktu setempat, atau Jumat (20/6/2014) dinihari WIB.

Sumber : Detik.com
http://images.detik.com/content/2014/06/12/398/081405_twitterxi.jpg
Jakarta - Lionel Messi tentu saja masih jadi salah satu pesepakbola terbaik di kolong jagat. Namun di dunia
http://images.detik.com/content/2014/06/12/398/trendingworldcupfacebookdlm.jpgJakarta - Ajang empat tahunan Piala Dunia 2014 tinggal hitungan jam, social media pun menjadi bagian tak terpisahkan dari
Copyright © 2013 SELAMAT DATANG DI ARNETAN